Kamis, 23 Desember 2010

Dingin

Pagi ini dingin sekali, mas.

Jadi teringat lenganmu yang hangat, yang biasanya kurengkuh saat aku merasa kedinginan. Ah, yeah another floating lines ... sesuatu yang gak akan berujung apapun. Menginginkan, tapi tak bisa mendapatkan.

Aku cuma merasa kedinginan.

Rabu, 22 Desember 2010

Fifty-fifty

Malam ini aku berharap sesuatu yang "lucu", aku berharap bisa bertemu kamu weekend nanti. Kita bertemu, ngobrol, mengobrolkan hal-hal umum, hal-hal yang membuat kita bisa dianggap "teman" oleh orang-orang di sekitar kita. Seperti aku dan teman-temanku lainnya. Mungkinkah ?

Mungkin, tapi hatiku sepertinya belum sebesar itu, mungkin kamu punya hati sebesar itu mas, bisakah kamu bagi ke aku ? Mungkin kita jadi fifty-fifty sekarang. Please ?

Kamis, 09 Desember 2010

After 3 days

Aku tidak menangis lagi 3 hari ini, walau aku akui aku masih merindukanmu ... masih suka melihat beribu sms yang kau kirim selama setahun ini, gila! aku masih saja menyimpannya. Aku hanya tidak sempat menghapusnya, dan akhirnya menjadi ragu untuk menghapusnya.

Kau bilang kita tidak berjodoh, mungkin kata itu tidak tepat, kita berjodoh tentu saja, kita telah berjodoh untuk bertemu dan saling mencintai. Tapi jodoh kita hanya sampai setahun saja, karena Allah berkehendak lain. 

Aku sakit 2 hari ini, apa kau tidak merasakannya ? Ah ya, itu bukan urusanmu lagi. Seandainyapun kau disana juga sakit, aku juga tidak akan tau. Tapi aku tetap masih memikirkanmu. 

Tapi, aku akan berusaha yang terbaik untuk tetap menjaga janjiku untuk tidak menghubungimu. Aku tidak akan bergantung padamu. Walaupun dulu kita pernah berjanji akan menjadi sahabat. Entah kenapa aku belum bisa melakukannya. Ada sebuah tembok besar bernama perasaan yang ada disana.

So long, my dear ... I love you, still ... and I miss you now
Be good, be tough, be everything that you want :)

Jumat, 26 November 2010

Terlalu menyakitkan

Ya, aku baru sadar malam ini, kamu yang memutuskan kali ini. Bukan aku. Dengan itu kau berusaha dengan sangat untuk melupakanmu, seperti janjimu.
Dulu, akulah yang berusaha memisahkan diri, dan kaulah yang sering bilang kalau kau merindukanku. Dan sekarang, yang sebaliknya yang terjadi dan aku baru tau rasanya kalau ini semua menyakitkan ... sangat ...
Terlalu menyakitkan saat semua hal yang kita impikan tidak bisa kita miliki ... terlalu menyakitkan disetir orang lain ... terlalu menyakitkan menjadi orang yang bukan diriku ... begitu menyakitkan tidak punya hak lagi atas dirimu.
Baiklah ... aku akan benar-benar berusaha melupakanmu, mas ... I will find my happiness again ...

Selasa, 16 November 2010

Berjodohkah kita ?

Apakah sebenarnya kita berjodoh, sayangku ?

Aku rasa memang tidak, tapi aku bukan Tuhan, dan tidak mungkin aku tau tentang masa depan. But guess what, masih ada sedikit keyakinan dalam hatiku. Walaupun sedikit, tapi apapun yang dipupuk dari kecil, pasti besar juga akhirnya.

I don't know, aku terlalu suka semua tentangmu, senyummu, perhatianmu, nasehatmu, I know it's simple, but you always making me happy ...

But somehow, di dunia ini semua hal yang perfect diperhitungkan, like She does ... padahal belum tentu aku butuh sesuatu yang perfect. Oh, God, I don't know ... diriMu lah yang paling tau apa yang akan terjadi di masa depan dan paling tau apa yang aku butuhkan. Bisakah aku mengintip sedikit, Ya Allah ?

Ah, saya berusaha saja lah ... :(