Kamis, 14 Juli 2022

Emosi dan Egoisme

Sering sekali emosi seperti menelanku, mengarahkanku untuk berpikir negatif terus menerus, mengungkit kesalahan-kesalahan yang lama. 

Ada yang bilang, emosi itu temennya setan, sama kayak egoisme, kadang membuat kita berpikir jelek terus menerus. 

Jumat, 03 Juni 2022

10 years

It's me, 10 years later.

Wondering, apakah ada perempuan sepertiku yang masih begitu saja menerima suami yang sudah menzalimi keluarga. Berselingkuh bertahun-tahun tanpa kutau, pernah ingin diceraikan, tapi setelah laki-lakinya terpuruk, dia tidak tega dan menerimanya kembali ? Adakah ?

Sumpah, aku tidak terpikir tentang aku yang menjadi istri paling patuh atau bagaimana, hadiah surga ? ya siapa yang tidak mau, tapi dalam hatiku sebenarnya hanya, aku cuma merasa semua tidak ideal. Dan ketidakidealan itu membuatku ingin meluruskannya lagi. 

I keep asking myself, apakah aku melakukan hal yang benar ? apakah aku melakukan hal yang baik ? apakah menerimanya lagi adalah hal yang baik ?

Apakah kami akan baik-baik saja setelah ini ? Aku merasa ada di jalan yang benar kok, tapi kenapa aku masih ragu ? Ah, sepertinya aku meragukan Tuhan lagi. This is bad, this is so bad. Don't do this, percaya sama Tuhan itu yang paling penting. Camkan itu!

Minggu, 30 September 2012

Kadang ...

Kadang mikir betapa begonya aku dibanding kamu, betapa strugglenya kamu dibanding aku, betapa kita sangat tidak seimbang, atau sebenarnya kita seimbang tapi aku saja yang merasa kau lebih hebat dibanding aku ? Iyaa ... aku tidak ada apa-apanya dibanding kamu, mas. Nothing, n o t h i n g ....

But it didn't change the fact that I adore you so much ... or too much ?
I adore you ... and I love you .... because who you are and who you want to be ...

Yes, I'm being cheesy, again ...

Minggu, 03 Juni 2012

Kadang

Tau nggak, kadang, dengan bilang "I Miss you" saja, kamu bisa menaikkan moodku 1000 persen ...

Minggu, 29 April 2012

Tentang rindu

Kadang ingin menerima telefon darimu dan mendengarmu berkata, "Dek, kangen ..."

Cuma itu dan mungkin aku akan tersenyum saat ini.

Selasa, 19 April 2011

Kamu yang lain

Ini bukan tentang kamu yang itu, ini tentang kamu yang lain. Akhirnya saya jatuh hati lagi, dan saya kembali ke masa dimana saya hanya bertepuk sebelah tangan. Ah, saya tidak suka fase ini, honestly ...

Senin, 07 Februari 2011

Gak suka!

Apa sih aku ini, kok masih berharap kamu akan mengucapkan ulang tahun buatku ?
Itu bodoh! dan itu sudah kemarin, dan kamu sepertinya juga nggak ambil pusing.
Oh damn! kenapa aku masih berharap!

Karena aku sebal, karena pada dia pun dulu kamu masih mengucapkan, aku baru saja kau tinggalkan, tidak! Arrghh !

Rabu, 02 Februari 2011

Move on

Ternyata melupakanmu itu bisa dilakukan. Walaupun ada hal-hal yang masih mengingatkanku padamu, tapi yah ... aku sudah tau kita nggak mungkin bisa sama-sama lagi. Itu namanya move on, menerima keadaan. Menerima bahwa kamu nggak akan bisa sama aku.

May you have a happy life ... with her. Sudah ada kah ? ah, seharusnya aku nggak perlu ambil pusing, iya kan ?

Selasa, 11 Januari 2011

Ketidaksengajaan

Apa ? barusan kamu ngomong apa ?
Sayang ?

Jadi, kamu masih sayang aku gitu ya ?

Kok pake nylimur ngomong Rama dan Sinta sih ?

Minggu, 09 Januari 2011

Magis

Mendengar suara kamu itu membuatku lupa aku pernah marah padamu, lupa kalau aku pernah mengutukmu *ah berlebihan*, lupa kalau aku belajar untuk melupakanmu.

Aku tidak mau melupakanmu, sayangnya :(
Kamu hebat sekali, and I'm practically jealous on you!
Kenapa sih kita harus begini ... tsk ...

Jumat, 24 Desember 2010

Lega

Aku tidak merasakan kesenangan yang membludak saat bertemu denganmu lagi. Yang aku rasakan lebih kepada aku merasa lega bisa melihatmu tetap kuat, tetap tersenyum, tetap menggetarkan hatiku. I don't know, aku merasa ada sesuatu di depan sana, sesuatu yang positif untuk kita. Tapi aku tidak tau apa.

Tapi dari lubuk hatiku yang paling dalam, aku akui, aku masih sangat, sangat menyayangimu.

Kamis, 23 Desember 2010

Dingin

Pagi ini dingin sekali, mas.

Jadi teringat lenganmu yang hangat, yang biasanya kurengkuh saat aku merasa kedinginan. Ah, yeah another floating lines ... sesuatu yang gak akan berujung apapun. Menginginkan, tapi tak bisa mendapatkan.

Aku cuma merasa kedinginan.

Rabu, 22 Desember 2010

Fifty-fifty

Malam ini aku berharap sesuatu yang "lucu", aku berharap bisa bertemu kamu weekend nanti. Kita bertemu, ngobrol, mengobrolkan hal-hal umum, hal-hal yang membuat kita bisa dianggap "teman" oleh orang-orang di sekitar kita. Seperti aku dan teman-temanku lainnya. Mungkinkah ?

Mungkin, tapi hatiku sepertinya belum sebesar itu, mungkin kamu punya hati sebesar itu mas, bisakah kamu bagi ke aku ? Mungkin kita jadi fifty-fifty sekarang. Please ?

Kamis, 09 Desember 2010

After 3 days

Aku tidak menangis lagi 3 hari ini, walau aku akui aku masih merindukanmu ... masih suka melihat beribu sms yang kau kirim selama setahun ini, gila! aku masih saja menyimpannya. Aku hanya tidak sempat menghapusnya, dan akhirnya menjadi ragu untuk menghapusnya.

Kau bilang kita tidak berjodoh, mungkin kata itu tidak tepat, kita berjodoh tentu saja, kita telah berjodoh untuk bertemu dan saling mencintai. Tapi jodoh kita hanya sampai setahun saja, karena Allah berkehendak lain. 

Aku sakit 2 hari ini, apa kau tidak merasakannya ? Ah ya, itu bukan urusanmu lagi. Seandainyapun kau disana juga sakit, aku juga tidak akan tau. Tapi aku tetap masih memikirkanmu. 

Tapi, aku akan berusaha yang terbaik untuk tetap menjaga janjiku untuk tidak menghubungimu. Aku tidak akan bergantung padamu. Walaupun dulu kita pernah berjanji akan menjadi sahabat. Entah kenapa aku belum bisa melakukannya. Ada sebuah tembok besar bernama perasaan yang ada disana.

So long, my dear ... I love you, still ... and I miss you now
Be good, be tough, be everything that you want :)

Jumat, 26 November 2010

Terlalu menyakitkan

Ya, aku baru sadar malam ini, kamu yang memutuskan kali ini. Bukan aku. Dengan itu kau berusaha dengan sangat untuk melupakanmu, seperti janjimu.
Dulu, akulah yang berusaha memisahkan diri, dan kaulah yang sering bilang kalau kau merindukanku. Dan sekarang, yang sebaliknya yang terjadi dan aku baru tau rasanya kalau ini semua menyakitkan ... sangat ...
Terlalu menyakitkan saat semua hal yang kita impikan tidak bisa kita miliki ... terlalu menyakitkan disetir orang lain ... terlalu menyakitkan menjadi orang yang bukan diriku ... begitu menyakitkan tidak punya hak lagi atas dirimu.
Baiklah ... aku akan benar-benar berusaha melupakanmu, mas ... I will find my happiness again ...

Selasa, 16 November 2010

Berjodohkah kita ?

Apakah sebenarnya kita berjodoh, sayangku ?

Aku rasa memang tidak, tapi aku bukan Tuhan, dan tidak mungkin aku tau tentang masa depan. But guess what, masih ada sedikit keyakinan dalam hatiku. Walaupun sedikit, tapi apapun yang dipupuk dari kecil, pasti besar juga akhirnya.

I don't know, aku terlalu suka semua tentangmu, senyummu, perhatianmu, nasehatmu, I know it's simple, but you always making me happy ...

But somehow, di dunia ini semua hal yang perfect diperhitungkan, like She does ... padahal belum tentu aku butuh sesuatu yang perfect. Oh, God, I don't know ... diriMu lah yang paling tau apa yang akan terjadi di masa depan dan paling tau apa yang aku butuhkan. Bisakah aku mengintip sedikit, Ya Allah ?

Ah, saya berusaha saja lah ... :(

Selasa, 02 November 2010

What's wrong with you

See, one day you said I'm not important, the other day you said you need me. Gosh ... what's wrong with you ... Rasanya pengen muntab setiap kali kamu melakukan ini padaku. Are you testing me ? or just some stupid question on your brain. Kamu bikin aku gila, gila karena cinta sama kamu, dan gila dengan sikap kamu ... Stop doing this, just make it official *it's all I need*

Senin, 01 November 2010

Kamu

Kamu selalu bertanya tentang keyakinanku, sekarang aku bahkan takut kamulah yang selama ini tidak yakin padaku. Sampai aku bertanya, seberapa aku penting bagimu. Oh right, ternyata aku tidak sebegitu penting. But guess what, kamu terlalu penting buat aku, kamu membuat hidupku punya tujuan, dan itu kamu. Kamu boleh anggap aku naif, tapi aku manusia yang punya hati dan perasaan. Yang kadang memang terlalu tipis lapisannya, sehingga begitu mudah tersakiti. Kamu, anehnya juga seperti itu, sensitif, walaupun tidak mau mengakuinya. Kamu selalu membiarkan aku pergi, karena bagimu percuma saat aku dimiliki orang lain dan mencoba mempertahankanku. Trauma kau bilang, tapi membuatku tampak seperti orang bodoh yang dimanfaatkan. Dicoba saja. Terlalu banyak kata manismu yang membuai aku, terlalu banyak sehingga membuatku percaya padamu. Mempercayakan hatiku yang rapuh ke kamu. 

Sekarang terserah kamu, I'm half blank, because I still trust you and stupidly crazy in love with you. Yes, love indeed blind.

Jumat, 29 Oktober 2010

That's all


Merindukan hembusan nafasmu ... irresistible ...that's all ...

Selasa, 26 Oktober 2010

Lucky

Sepagi ini kau mengirimu lirik-lirik lagu cinta, tentang kerinduan dan kesetiaan. Awalnya aku tersanjung dan tersenyum. Tapi setelah itu kau bilang sesuatu yang menyombongkan dirimu, ah, aku tidak suka. Okay, aku memang sayang padamu, tapi seharusnya kau tidak begitu menyanjung dirimu. Kadang aku benci sifatmu yang itu, aku tau banyak orang yang suka dengan sifatmu yang tanpa pamrih dan peduli pada orang lain. Kadang orang salah sangka. Dulu aku pikir aku cuma salah sangka, tapi kau bilang kau memiliki perasaan yang sama denganku. Dulu kau pernah bilang, kalau teman-temanmu mengatakan kalau aku beruntung mendapatkanmu.

Tapi aku ingin tau, apakah kau merasa beruntung mendapatkanku ?